Langsung ke konten utama

Sekolah Online Bengkel Diri


Mendengar kata bengkel, pertama kali yang terlintas difikiran kita apa ?? 
Tentu bengkel adalah sebuah tempat untuk memperbaiki kerusakan yang terjadi, itu pada umumnya. Namun tidak menutup kemungkinan bengkel juga sebagai tempat reparasi untuk memperindah/ memoles sesuatu yang baik agar menjadi lebih baik lagi.

Demikian juga halnya dengan Sekolah Online Bengkel Diri ini, dengan motto lahirnya bengkel diri ini yaitu "Terinspirasi untuk Mengsinpirasi".

Alhamdulillah saya dipertemukan dengan bengkel diri ini melalui akun instagram @ummubalqis.blog  yang ternyata sekaligus sebagai Kepala Sekolahnya. Guru atau narasumbernya masyaallah, mereka orang-orang yang hebat dibidangnya masing-masing, dan catatan ya materi di bengkel diri ini berimbang antara urusan keduniaan dan akhirat. 
Misal untuk keduniaan kita belajar manajemen, sekolah ibu dan ga melulu soal akidah yang urusan akhirat saja. Sejatinya kehidupan dunia akhirat saling terikat, karena hidup kita untuk ibadah.

Bengkel diri sendiri terdiri dari 3 (tiga) level. Untuk naik ke setiap level para siswa harus mengikuti semua materi yang diberikan oleh narasumber atau pemateri dan juga menyelesaikan tugas-tugas yang diberikan. Tatap muka by aplikasi whatsapp dan akan dibuatkan group kelas, serta group cafe. Group kelas hanya diisi oleh narasumber dan ketua kelas, sedang group cafe tempat para siswa sharing segala hal diluar jam kelas. 

Gimana dong kalau ga bisa ontime masuk kelas?? Tenang aja, materi bisa diakses kapan saja dan dimana saja, yang penting ada quota internet ๐Ÿ˜Š .
Gampang yaa, insyaallah.

Output dari ikutan bengkel diri khusus saya pribadi, jadi lebih berhati-hati dalam bertindak hal apapun karena segala yang kita lakukan ada hisabnya. Tidak gampang baper, lebih memahami karakter anak, belajar bersosialisasi lebih baik lagi. Karena kalau ke surga sendiri rugi, harus ngajak sebanyak-banyaknya.

Semangat berlomba-lomba dalam kebaikan.




Komentar

  1. Masya Allah...tabarakallah. Tetap semangat ya ngeblognya. Sampai ketemu di grup komunitas blogger bengkel diri ❤️

    BalasHapus
  2. Assalamu 'alaikum bunda Qhisya, salam kenal ya. smoga slalu istiqomah di jalan Allah SWT, aamiin

    BalasHapus
  3. Salam kenal bunda qhisya, tetap semangat mbaa..

    BalasHapus
  4. MasyaaAllah Tabarakallah. Salam kenal mba debby๐Ÿ™๐Ÿ˜

    BalasHapus
    Balasan
    1. iya mba dian, tulisan mba dian bagus lo, ajarin yaa

      Hapus
  5. MasyaAllah... Semangat terus yaa mbaa... Salam kenal...

    BalasHapus
    Balasan
    1. salam kena mbaa Finika, blognya bagus, ajarin yaa

      Hapus
  6. Assalamualaikum, salam kenal Mba.. tetap semangat ๐Ÿ˜Š

    BalasHapus
  7. MasyaAllah, salam kenal bunda qhisya, semoga kita semua selalu istiqomah :)

    BalasHapus
  8. Assalamualaikum..salam kenal teteh๐Ÿ˜Š bagus masyaalloh blognya

    BalasHapus
  9. MasyaAllaaah nice sharingg.. semangattt! salam kenal mbaak :)

    BalasHapus
  10. Mari berlomba dalam kebaikan. Semoga bisa menjadi amal jariyah bagi kita semua yaaa.

    BalasHapus
  11. Barakallah mb..
    Salam kenal yaaa...

    Kalo aku ga keliatan di surga nanti, tolong cari aku ya mb..
    Kan ga enak ke surga sendirian.. Hehehe...

    Semangat trss mb.. ๐Ÿค—๐Ÿค—๐Ÿค—

    BalasHapus
  12. Masya Allah.. Mantap mba sharingnya. salam kenal yaa..

    BalasHapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Perempuan : tidak hanya urusan kasur, sumur dan dapur

“ Kamu sekalian adalah pemimpin  dan akan dimintai pertanggung jawabannya mengenai orang yang dipimpinnya”. (H.R. Bukhari Muslim) Sekecil-kecilnya kita adalah pemimpin bagi diri kita sendiri, kita bertanggungjawab atas diri kita sendiri. Bagaimana kita bisa sukses memimpin orang lain jika kita sendiri tidak bisa memimpin diri kita sendiri.  Bagaimana?? Harus punya tujuan hidup, buat life mapping kita mau ngapain, apa target kita, tujuan kita harus berimbang dunia dan akhirat. Lakukanlah hal yang prioritas dalam hidup dan yang terpenting jangan coba-coba ingin menjadi seperti orang lain, maksimalkan potensi diri sendiri..gali!!. Yang tak kalah penting, disiplin dan mampu memanage diri sendiri.  Prinsip muslimah setelah menikah bukan hanya soal kasur, sumur dan dapur. Namun harus tetap aktif dalam peran sosial, bukan islam untuk diri sendiri tetapi mengajak saudaranya sebanyak-banyak kepada kebaikan dan bermanfaat bagi ummat. Jadi perempuan sebagai...